Sofifi, Maluku Utara – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengeluhkan insentif Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga saat ini belum dibayarkan.
Salah satu pegawai yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa TPP mereka selama dua bulan terakhir yaitu Maret dan April belum diterima.
“Ini sudah dua bulan saya belum terima TPP,” ungkap pegawai tersebut, Rabu (7/5/2025).
Menariknya, baru-baru ini Pemprov Malut diketahui menerima dana transfer pusat sebesar Rp 578 miliar. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan bagi para ASN.
Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, yang ditemui awak media di depan kantor Gubernur untuk memberikan penjelasan terkait masalah ini. Wagub justru kaget mendengar informasi terbaru mengenai keterlambatan pencairan TPP. “Kok TPP belum cair, sudah TPP itu?” kata Sarbin dengan nada heran.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!