Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, proyek-proyek yang dibiayai oleh APBD belum ada yang ditenderkan, namun kemungkinan untuk proyek gedung jantung RSUD Chasan Boesoirie akan dimulai pada tanggal 10 Mei mendatang, dengan dokumen yang sedang disiapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) rumah sakit. BPBJ telah memberi sinyal agar dokumen tersebut dapat segera dimasukkan.
“Prinsipnya, kami BPBJ selalu siap jika ada dokumen yang masuk dari OPD, tetapi sampai saat ini baru RSJ yang telah mengirimkan dokumen tersebut,” imbuhnya.
Farid juga optimis bahwa dengan pagu Rp 7 miliar dan waktu yang ada, proyek tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Karena kelima paket yang ditenderkan adalah proyek rehabilitasi, bukan pembangunan struktur baru, diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 6 bulan.
“Sementara untuk paket APBD yang berkaitan dengan jalan dan jembatan diperkirakan dapat selesai dalam waktu 4 bulan. Namun, untuk bangunan baru yang memerlukan struktur, kemungkinan memerlukan waktu lebih lama,” kata Farid.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!