Bentrok 2 Desa di Halmahera Utara Makan Korban, Warga Saling Serang Pakai Bom Molotov 

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah warga mengalami luka-luka akibat terkena peluru senjata angin dan bom molotov. Mereka yang terluka kini dirawat di Puskesmas Soasio dan RSUD Tobelo untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Kendati demikian, belum ada laporan resmi dari pihak-pihak terkait berapa jumlah warga yang alami luka dan total rumah yang rusak.

BACA JUGA  Cerita Pilu Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Bentrok 2 Desa di Halmahera Utara

Sementara itu, berdasarkan pantauan Haliyora.id di lokasi kejadian, tampak sisa-sisa batu dan serpihan bom molotov yang terbuat dari botol kaca masih berserakan di perbatasan jalan dua desa tersebut.

Bentrokan kedua desa bukan hanya terjadi sekali, tapi sudah berulang-ulang kali. Sebelumnya, bentrokan terakhir kali terjadi pada Senin, 10 Februari 2025 lalu. 

BACA JUGA  Sepi dan tak Terurus, Begini Penampakan Terminal Angkot di Galela Halmahera Utara

Saat ini petugas masih berjaga di perbatasan dua tersebut karena situasi belum juga kondusif. (RR/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah