Budiman menambahkan bahwa pergantian Pj Kades Woyo bukan merupakan dari hasil evaluasi kinerja secara murni melainkan ada unsur politik menjelang PSU 9 TPS Pilkada Taliabu pada 5 april 2025 nanti.
“Kenapa tidak, Pj ini kan tidak ada masalah apa-apa, kinerjanya juga bagus kok bisa beliau diganti, ada apa? Kalau mau jujur kenapa desa-desa yang banyak masalahnya tidak ganti, lalu Pj Kades kami yang tidak ada masalah dan bahkan kinerjanya bagus kok diganti, apakah hanya karena beliau terindikasi tidak sepaham dalam pilihan politik. Intinya kami tolak Pj Kades baru, dan kami minta Pj Kades lama dikembalikan ke jabatannya, itu saja,” tegas Budi
Menyikapi tuntutan BPD dan warga Desa Woyo, Ketua komisi I DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Hasanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan segera memangil beberapa instansi terkait untuk mengadakan rapat dengar pendapat (RDP).
“Kami sudah mendegar semua keluhan mereka dan besok kami akan pangil Dinas PMD, Hukum dan Pemerintahan, kami akan RDP dengan mereka biar kita tau persoalan yang jelas,” kata Hasanuddin. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!