Fandi, yang juga magister pertanian ini mengungkapkan problem sektor pertanian di Kepulauan Sula terlihat kusut akibat minimnya pemahaman masyarakat tentang pengetahuan bertani dan berkebun. “Olehnya itu kami berinisiatif untuk melakukan sosialisasi sekaligus edukasi langsung ke masyarakat,” paparnya.
Gagasan yang disampaikan kader Marhaenis ini mendapat respon positif dari Kapolres Kepulauan Sula. “Kita sangat mendukung karena pangan ini juga merupakan program nasional yang turut dipercayakan kepada Polri,” ucap Kapolres Moh Kodrat Hartanto.
Untuk diketahui, dalam pekan ini GPM dan GMNI Kepulauan Sula berencana akan melakukan sosialisasi di beberapa desa yang ada di Kecamatan Mangoli Utara Kabupaten Kepulauan Sula terkait program pangan. (Mg01/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!