Kata dia, dalam insiden ini Basarnas paling bertanggung jawab, meski kejadian tersebut di luar dari keinginan bersama. Olehnya itu perlu ada evaluasi sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
Lanjutnya, laka laut ini juga menyebabkan satu orang wartawan menjadi korban dan belum ditemukan. Wartawan tersebut adalah bagian dari anggota PWI Maluku Utara.
“Maka kami dari PWI Maluku Utara mendesak kepada Basarnas untuk pencarian terhadap korban, dan harus ada langkah-langkah yang dilakukan oleh Basarnas,” tandasnya.
Ia menegaskan, bahwa ini juga karena kelalaian maka pihaknya meminta agar Kepala Basarnas Ternate harus dievaluasi, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari. “Jangan beranggapan bahwa, nelayan hilang satu atau dua orang, lalu mengarahkan armada yang kecil, karena ini menyangkut nyawa orang maka armada yang disiapkan ke lokasi itu harus memenuhi syarat,” tandasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!