Awal Tahun 2025, Tercatat Ada Tiga Peristiwa Kebakaran yang Terjadi di Halmahera Selatan

Menurutnya, kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran di tiga lokasi berbeda ini paling besar di Desa Labuha. Karena selain rumah, dua unit sepeda motor juga ikut terbakar di lokasi kejadian.

“Kalau di Labuha itu kerugiannya diperkirakan lebih dari Rp  200 juta. Kalau di Wayamiga puluhan juta, kalau di Tomori tidak ada kerugian signifikan karena apinya masih kecil dan cepat dipadamkan,” jelasnya.

BACA JUGA  Sebanyak 1.650 Bidang Tanah Milik Warga Halsel Telah Bersertifikat, Bupati Bassam : Berkat Program PTSL

Faris menambahkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan hanya bertugas menangani peristiwa kebakaran. Sementara untuk penanganan lanjutan seperti bantuan dan sebagainya melekat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD. “Kita hanya penanganan ketika peristiwa terjadi. Kalau selanjutnya itu sudah tupoksi BPBD,” pungkasnya. (Echal/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah