Ternate, Maluku Utara – Namanya Fandi (41), petani melon yang tidak terlalu mempersoalkan untung dan rugi. Baginya, bicara usaha tetap ada untung dan rugi.
“Untung itu bukan hanya bicara uang, tapi ini adalah perihal kebahagiaan. Saya merawat tanaman ini dengan hati, hal ini yang membuat saya menikmatinya setiap hari,” kata Fandi saat diwawancarai wartawan Haliyora.Id, di kebunnya, Sabtu (04/01/2025) kemarin.
Fandi mengatakan, tujuannya menanam melon adalah untuk memperkenalkan bahwa kita sebagai petani Maluku Utara juga bisa menanam melon, bukan hanya di Jawa.
Profesi petani melon yang dibilang kurang diminati di Maluku Utara, khususnya Kota Ternate, ini membuat Fandi tetap konsisten hingga berhasil memanen sekitar 300 kg melon pada panen pertamanya 3 bulan yang lalu.
“Biasanya tanaman melon ini dipanen dua sampai tiga kali, dan ini sudah masuk dalam panen kedua,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!