Fandi menjual perkilonya dengan kisaran harga Rp 50.000. Luas kebunnya 180 M² yang menampung sekitar 560 pohon melon ini memiliki jenis benih yang berbeda-beda.
Nama benih antara lain Inthanon, Sweetnet, Lavender dan The Blues. Brand ini tidak menggunakan produk lokal, tapi Fandi memesan secara online dari luar daerah Indonesia.
Fandi menjelaskan, tahapan pertumbuhan melon biasanya memakan waktu kurang lebih sampai 70 hari baru bisa dipanen.
Uang yang dikeluarkan Fandi untuk biaya perawatan tanaman serta alat-alat pendukung lainnya kurang lebih Rp 50 juta.
Walaupun biaya perawatan yang dibilang cukup mahal, Fandi tidak sekalipun berharap bantuan dari pemerintah.
Untuk tidak merepotkan, ia memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran (IG/FB : Azafarmgambesi).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!