Meski begitu, dirinya menyatakan, tahun 2025 BPRS akan membuka pembiayaan kepada UMKM yang seluas-luasnya. Upaya tersebut dilakukan untuk bagaimana BPRS mendukung program pemerintah dalam hal pembayaran uang tunai dengan menggunakan Kris.
“Jadi UMKM yang kita anggap layak untuk kita dukung kita akan memberikan pembiayaan dan menawarkan mereka produk digitalisasi, sehingga pembayaran dari pembeli maupun penjual bisa menggunakan digitalisasi uang tunai melalui Kris dalam aplikasi,” pungkasnya. (Mg03/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!