Kaban BPKAD Ternate Diminta Estimasi Utang Bawaan 2024 

Ternate, Maluku Utara- Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyebutkan, ada sejumlah kegiatan fisik maupun nonfisik yang sudah dilaksanakan. Namun belum terbayarkan pada tahun 2024.

“Jadi saya minta Kaban BPKAD untuk mengkroscek dan menghitung berapa  jumlah kegiatan yang terbayarkan maupun belum terbayarkan, sehingga kita lebih berhati–hati dalam menghitung berapa  jumlah  hutang yang terbawa di tahun 2025,” kata Rizal begitu diwawancarai, Jumat (03/01/2025).

BACA JUGA  Sempat Hilang saat Melaut, Begini Kondisi Nelayan Halut Setelah Ditemukan

Dikatakan, berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, terjadi selisih  pencatatan,  misalnya  SP2D yang dianggap  sudah terbayarkan,  ternyata belum terbayarkan.

“Ini yang harus kita hindari, sehingga akumulasi jumlah utang yang terbawa di tahun 2025  sementara ini BPKAD  melakukan SP2D, supaya dapat dipastikan berapa nilai  total  yang terbayarkan.  Kalau kita lihat SP2D Yang masuk itu sudah sebagian besar yang terbayarkan, tinggal  beberapa kegiatan rutin saja yang nilainya tidak besar,” ucapnya.

BACA JUGA  Dikunjungi Menhub, Gubernur Malut Sebut Pembangunan Bandara Loleo Bukan Khayalan

Sebelumnya, sambung Rizal, dari beberapa proyeksi pendapatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) provinsi  ditargetkan bisa digunakan untuk membayar sejumlah kegiatan. Namun DBH Ini belum disalurkan hingga masuk pada Januari 2025.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah