Selain kontinjensi berupa kejadian bencana alam, yang alami kenaikan, ternyata kasus konflik sosial juga ikut naik. Pasalnya kata Kapolda, bahwa tahun 2023 kasus konflik sosial hanya 8 kasus.
“Pada tahun 2024 ini kasus konflik sosial naik menjadi 15 kasus. Dari jumlah itu didominasi kasus perkelahian antar kelompok/golongan,” ungkap jenderal bintang dua itu.
Orang nomor satu di Polda Maluku Utara itu juga menyebut bahwa kasus perkelahian ini, banyak terjadi di Halmahera Tengah (Halteng).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!