Sofifi, Maluku Utara – Rencana pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan uji coba makan siang gratis memakai anggaran makan minum (Mami) yang melekat di sekretariat daerah mendapat perhatian serius dari akademisi.
Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate Muamil Sunan mengatakan, sebaiknya Pemprov Maluku Utara mempertimbangkan lagi soal penganggaran makan bergizi gratis, dana difokuskan pada pembayaran utang pihak ketiga termasuk DBH kabupaten/kota yang bernilai ratusan miliar di tahun 2024 ini.
“Tapi malah anggaran tersebut dipakai untuk melakukan ujicoba makan siang gratis, ini sangat aneh. Ya jika Pemprov masih ada utang yang harus diselesaikan terutama di pihak ketiga, tentunya program makan siang gratis perlu dipertimbangkan lagi,” kata Muamil Sunan, melalui Whatsapp yang diterima Haliyora.id, Selasa (17/12/2024).
Menurut Muamil, Pemprov harusnya fokus pada permasalahan yang lebih urgen di internal pemerintah, sehingga tidak mengganggu pelayanan publik. “Utang ini harus menjadi prioritas agar tidak membebani gubernur baru,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!