Tak berselang lama kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api, namun karena kekurangan stok air di tangki mobil, sehingga petugas meninggalkan lokasi untuk menambah air.”Cuma sekitar 24 menit setelah mengisi air mereka sudah kembali,” tambahnya.
Lebih lanjut Ariance menuturkan, bangunan yang terbakar ini bahan dasarnya dari kayu (papan) dan triplek berjumlah 3 lokal, dan menampung 60 siswa-siswi kelas 6, dari total 400 siswa.
Gedung sekolah yang hangus terbakar ini dibangun menggunakan dana swadaya dari orang tua wali murid. Sebab sekolah tersebut 10 tahun terakhir kekurangan ruang belajar siswa. “Bangunan itu cuman pakai papan dan triplek dan dibangun pakai uang swadaya dari orang tua wali murid, karena kami kekurangan ruang belajar,” ungkap Ariance.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!