Padahal, lanjut Nuryadin, selain menekan angka pengangguran, tujuan utama Elang-Rahim merekrut anak-anak lulusan SMA yaitu menjaga keutuhan mental dan moralitas generasi dari perbuatan tercela buntut dari tidak ada pekerjaan.
“Setelah dia bertugas sebagai Penjabat Bupati, kebijakan pembangunan Elang-Rahim tidak dilanjutkan. Inikan lucu. Terutama adik-adik kita yang direkrut Elang-Rahim sebagai PTT dengan gaji yang lumayan tinggi, diberhentikan secara sepihak tanpa alasan jelas,” kesal Nuryadin.
Hal ini, sambung Nuryadin, adalah bukti bahwa Ikram tidak mencinta warga Halmahera Tengah. “Jadi saya minta kepada masyarakat Halteng agar jangan memilih pemimpin yang merugikan rakyat, pemimpin yang tidak peduli masa depan anak-anak kita,” pinta Nuryadin seraya mengatakan Elang-Rahim adalah pemimpin yang peduli dan sukses membangun Halteng dengan semangat Fagogoru. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!