Intip Tradisi Unik Peringatan Maulid Nabi di Maluku Utara

Kesultanan Ternate

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ternate dilaksanakan hingga tiga hari berturut-turut biasanya dilakukan tiga hari hingga puncak hari H. Perayaan Maulid biasanya diisi dengan shalawatan di masjid, rumah, hingga angkot setelah selesai sholat Subuh dan sholat Ashar.

Kesultanan Bacan

Perayaan Maulid di Kesultanan Bacan sama juga dengan Tidore dan Ternate. Para tetua biasanya menghimbau kepada warga agar mengadakan pengajian (pembacaan kitab maulid) dan sholawatan di Masjid dan rumah-rumah 

BACA JUGA  Kembangkan Imajinasi Anak Lewat Cerita Dongeng

Selain syarat dengan nilai nilai sosial keagamaan, pembacaan kitab Maulid sudah menjadi Tradisi dan fondasi dasar yang sudah ditegakkan oleh para leluhur sehingga Kesultanan Bacan.

Kesultanan Jailolo

Sama dengan tiga kesultanan lainnya di negeri berjuluk Al-Mulk ini, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kesultanan Jailolo tak kalah uni. Biasanya perayaan maulid diadakan di kadaton (keraton) kesultanan. 

BACA JUGA  Weda Tengah Resmi Jadi Tuan Rumah STQ Halteng 2027, Pemkab Dorong Pemerataan Pembangunan

Para tetua, tokoh adat, masyarakat, pemuka agama turut dihadirkan dalam perayaan Maulid Nabi. Diawali dengan pembacaan maulid, kemudian diiringi dengan pemukulan rebana (musik gambus) serta syair-syair. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah