“Tentunya harus mempersiapkan kebutuhan serta merencanakan kebutuhan obat masyarakat Kota Ternate selama satu tahun kedepan. Selain Obat dan BMHP Instalasi farmasi di daerah juga menyiapkan kebutuhan Vaksin untuk Masyarakat,” papar Fathiyah.
Dikatakan, bahwa salah satu bentuk transformasi pada pelayanan kesehatan primer dalam rangka penguatan dan peningkatan pelayanan yang lebih berkualitas di fasilitas pelayanan kesehatan primer, karena merupakan ujung tombak dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.
“Salah satu strategi transformasi pelayanan kesehatan primer ini melalui pemenuhan sarana, prasarana, obat, BMHP dan alat kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer dengan komitmen untuk penyediaan 40 jenis obat esensial dan 5 vaksin imunisasi dasar lengkap di puskesmas seluruh Indonesia,” tuturnya.
Untuk melakukan pemantauan ketersediaan secara nasional, lanjut Fathiyah, maka diperlukan pelaporan data ketersediaan obat dan vaksin setiap bulan oleh puskesmas, sehingga lebih mudah dipantau oleh petugas dari dinas kesehatan di daerah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!