Menurut Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Malut aktif itu dia memberikan uang ke mantan Gubernur AGK bukan karena khawatir jabatannya dicopot, tapi kasihan dengan kebutuhan AGK.
“Saya tak pernah khawatir, saya kirim uang karena saya merasa pak gub membutuhkan, dan karena saya dengar isu bahwa saya diganti tapi saya tidak takut,” tegas Sofyan menjawab pertanyaan hakim.
Sofyan mengaku sumber uang yang diberikan ke AGK itu adalah uang pribadi miliknya, uang yang terkumpul dari anggaran transportasi menuju ke lokasi proyek.
“Saya cari semampu saya kalau saya tidak ada uang, saya minta uang transportasi menuju lokasi proyek ke kontraktor yang mengerjakan proyek,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!