Adapun esai yang ditulis oleh wartawan Haliyora.id pada lomba ini berjudul “Saruma Dalam Memoar dan Simbol Kedigdayaan”, tulisan ini memuat penjelasan mengenai lambang daerah dan sepenggal sejarahnya. (Baca di edisi berikutnya)
Substansi yang diangkat dalam esai adalah memperkuat solidaritas dalam keberagaman suku, karena sejatinya perbedaan suku merupakan kekuatan bagi salah satu kabupaten di Maluku Utara berjuluk Bumi Saruma itu.
Simbol Saruma, secara harfiah bermakna hidup bersama. Tulisan ini menegaskan bahwa eksistensi suku dengan kebudayaan masing-masing menjadi kekuatan untuk daerah tersebut. (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!