Menurut Darwis, rata-rata nelayan di Kota Ternate hampir mempunyai kesulitan yang sama. Mereka terpaksa memakai BBM nono subsidi demi melaut untuk menyambung hidup.
“Kami terpaksa membeli minyak yang bukan subsidi walaupun harganya sangat mahal diatas Rp 2,5 juta per ton, biasanya kami membeli minyak subsidi dengan harga Rp 1,5 juta,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!