“Bayangkan TPP hampir 5 bulan belum juga dibayar. Nah, ketika kaban BPKAD baru diganti dengan ibu Fitriani Abdul Muthalib baru dibayarkan sampai saat ini. Dan alhamdulillah TPP dari Januari-April 2024 sudah dibayarkan, tinggal bulan Mei, sehingga harapan kami agar jangan lagi tertunda-tunda seperti tahun tahun sebelumnya. Karena TPP ini sangat penting bagi kami sebagai pegawai biasa,” harap Dar, Rabu (22/5/2024).
Sementara itu, salah satu kontraktor yang tidak mau menyebutkan namanya berharap besar kepada Kepala BPKAD Malut Ahmad Purbaya agar segera membayar utang mereka.”Karena pekerjaan kami sudah 100 persen tapi proses pembayaran belum sama sekali. Kami ini selalu di kejar-kejar oleh tukang, karena belum bisa membayar upah proyek sementara pekerjaan sudah selesai 100 persen, harapan kami agar segera dibayarkan,” desaknya.
Kata dia, sewaktu Ahmad Purbaya masih menjabat sebelum dinonaktifkan oleh Plt Gubernur Al Yasin Ali waktu itu, para kontraktor selalu menagih utang mereka sampai-sampai ada yang melakukan aksi protes, tetapi para kontraktor ini selalu saja mendapatkan janji kosong.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!