Purbaya Kembali Tinggalkan Malut, ASN Bandingkan dengan Pejabat Sebelumnya

Lebih jauh dia juga mengungkapkan, proyek Pemprov yang dia kerjakan itu nilainya Rp 800 juta. Ada juga sesama kontraktor lain dengan nilai kontrak Rp 500 juta. Rata-rata proyek yang mereka kerjakan melekat di  Dinas PUPR.

“Jadi sedikit saja, untuk itu secepatnya dibayarkan. Harapan kami kepada Pj gubernur agar sedikit memberikan ketegasan kepada Ahmad Purbaya, agar supaya hak-hak kami sebagai pihak ketiga segera diselesaikan jangan lagi ditunda-tunda,” pintanya.

BACA JUGA  Giliran Kantor DPM-PTSP Malut Digeledah KPK

Sementara itu, Pj Gubernur Maluku Utara Samsudin A. Kadir menyebut, posisi jabatan Kepala BPKAD akan diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) karena Ahmad Purbaya sedang mengambil cuti. 

“Karena jabatan bendahara umum daerah ini sangat penting sehingga harus ditunjuk Plh, sudah pasti yang isi Plh yaitu sekretaris BPKAD. Saya berharap pada saat kaban keuangan di luar daerah sekretaris bisa menjalani tugas dengan baik, sehingga proses pencairan tidak mengalami hambatan,” kata Samsuddin.

BACA JUGA  Menanti Aksi Maman Bongkar "Moro" Dalam Lapas
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah