Selain itu, SPBUN juga diminta tidak mengesampingkan kuota BBM subsidi pertalite. “Jadi jangan cuma di pasok pertamax terus, tapi datangkan juga BBM subsidi pertalite, kalaupun itu pertamax kiranya ini menjadi perhatian supaya kuota pertamax bisa di distribusi secara bijaksana. Karena kalau musim tuna malah nelayan mampu sanggup membeli bukan cuma pertalite tapi pertamax juga mereka sanggup beli,” tandasnya.
Sebelumnya pada Senin (29/04) malam, pihak SPBUN Tuna di Bere Bere diduga menjual 1,6 ton pertamax ke salah satu penampung. Para petugas yang saat itu mengisi BBM ketika ditanyai wartawan mengaku apa yang mereka lakukan karena sudah mendapat restu dari pihak penanggungjawab. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!