Menurut Asia, pembangunan infrastruktur RSP Pulau Makian baru mencapai 25 persen berdasarkan progres pekerjaan dan telah dibayarkan sebesar Rp 11 miliar dari total pagu 70 persen di tahun 2023.
“Sisanya 45 persen belum terealisasi sebesar Rp 18 miliar, masih terparkir di kas daerah, dan akan diprioritaskan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur RSP pulau Makian dengan penambahan anggaran DAU,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pekerjaan pembangunan infrastruktur rumah sakit ini menggunakan dana DAK dan DAU yang dipisahkan berdasarkan progres maupun penetapan target.
“Iya, konstruksi pekerjaan infrastruktur RSP pulau Makian akan diketahui mana bagian yang ditangani menggunakan dana DAK dan penambahan DAU agar progresnya dapat diketahui saat BPK melakukan tahapan audit,” pungkasnya. (RA/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!