Mantan Kapus Laluin Diduga Bawa Kabur Mesin Avisena 40 PK 

Akibat ini, speedboat milik Puskesmas Laluin terpaksa tidak dapat beroperasi setelah karena tak ada mesinnya.

“Kalau tidak ada mesin bagaimana speedboat dapat beroperasi melayani pasien rujukan, karena tak ada mesin berdampak pada kegiatan puskesmas keliling atau pusling dan pelayanan pasien rujukan juga terpaksa harus menyewa transportasi milik warga Laluin,” ucap Ikra. 

BACA JUGA  5 Kepala Daerah di Malut Diundang Hadiri Pelantikan Pengurus IKB-Makayoa

Selain mesin, modul tenaga surya beserta aki yang terpasang di Puskesmas Laluin ikut raib tanpa diketahui pelakunya. 

“Anehnya, modul tenaga surya dan aki dicabut orang tanpa menyampaikan ke kantor Puskesmas. Makanya, padahal ini aset milik Puskesmas mestinya tidak dicopot begitu saja karena sangat mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Kayoa Selatan,” sesalnya. 

BACA JUGA  Kunker ke Unit Siaga Sar Bacan, Ini Arahan Kepala Basarnas Ternate

Hingga berita ini dipublis, mantan Kapus Laluin, Hamid Ahmad belum berhasil dikonfirmasi mengenai aset berupa mesin 40 PK yang dibawa kabur itu. (RA/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah