Menurut Akmal, selain survei internal yang dilakukan terkait pelayanan publik di Haltim, pihaknya juga mengandalkan sarana media untuk mengetahui tingkat pelayanan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Karena untuk pengaduan masyarakat secara langsung itu sangat minim, bahkan tahun ini ada empat laporan yang kami dapati itu adalah sistemnya investigasi, dan Mayoritas informasi yang kami dapat adalah melalui pemberitaan media,” ungkap dia.
Dirinya juga berharap dengan adanya sosialisasi yang dilakukan serta pendampingan yang saat ini dilakukan terhadap kinerja pelayanan pemerintah, kedepan Haltim bisa keluar dari kategori zonah merah.
“Masyarakat saat ini juga bisa melakukan pengaduan terkait pelayanan lewat sarana media sosial, twitter, instagram, whatsApp bahkan bisa melalui SMS. Ini semua dalam rangka mempermudah masyarakat dalam melakukan pengaduan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kegiatan kegiatan dialog publik tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher, pimpinan OPD dan dihadiri stakeholder di Haltim. (RH/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!