Menurut Revi, saat ini di Pulau Morotai masih kekurangan tenaga guru baik di tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA karena kuota PPPK untuk tahun 2022 lalu yang diusulkan 368 orang namun yang lulus seleksi hanya 84 orang saja baik untuk PPPK kategori P2 maupun P3.
“Mudah-mudahan dengan kuota ini kita bisa lulus sebanyak 230 sehingga bisa menangani kekurangan guru di Kabupaten Pulau Morotai. Diharapkan kepada masyarakat yang memiliki pendidikan di bidang PAUD, SD, SMP maupun SMA kedepan mungkin bisa belajar untuk mengikuti seleksi PPPK,” katanya.
Terkait kapan seleksi akan dibuka, Revi bilang, tunggu pengumuman dari BKDPSDM Pulau Morotai.
“Kemungkinan besar tesnya pakai sistem CAT. Kita masih menunggu konfirmasi dari pusat melalui BKD, nanti informasi itu akan dikeluarkan oleh BKD. Untuk syarat-syaratnya kita masih menunggu konfirmasi dari pusat, karena itu kewenangan pusat nanti disampaikan ke daerah melalui BKD, nanti kita sampaikan secara umum mungkin syarat-syarat yang dipenuhi itu apa, baik tes melalui sistem CAT atau lainnya. Itu yang kita menunggu juknis dari pusat,” terangnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!