“Jadi pencapaian jaringan kasus melalui puskesmas masing-masing wilayah kerja, untuk menjangkau sasaran yang dicurigai yang belum mendapatkan pelayanan,” kata Fatihah, Selasa (8/8/2023).
Meski begitu, ia mengakui bahwa sosialisasi akan bahaya HIV/AIDS yang dilakukan pihaknya saat ini masih kurang dan masih banyak penderita yang putus berobat.
“Masih mendingan kalau ditemukan dalam kondisi HIV positif. Namun yang ditakutkan adalah penderita sudah terjangkit, makanya pengobatan terapinya harus cepat,” pungkasnya. (RUL-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!