Keuangan Pemkot Ternate Sekarat

Jadi salah satu OPD yang akan ditunda program kegiatan yaitu Dinas PUPR Kota Ternate

Abdullah Hi. Saleh (Kepala BPKAD Kota Ternate)

Ternate, Maluku Utara- Hingga saat ini, kontribusi PAD dalam struktur APBD Kota Ternate tahun 2023 masih dibawah 10 persen. Hal ini membuat ketergantungan Pemkot Ternate memiliki ke pemerintah pusat sangat tinggi. 

“Kita hanya berharap agar memaksimalkan kerja-kerja peningkatan PAD. Kalau saya lihat kerja-kerja OPD terkait sudah maksimal, tetapi realisasi belum maksimal,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Abdullah Hi. Saleh, Jumat (4/8/2023). 

BACA JUGA  TAPD dan KPU Sepakat Anggaran Pilkada 31,4 Miliar, Bawaslu masih Terkendala Laporan

Abdullah menyebutkan apabila dilihat proyeksi pendapatan Kota Ternate untuk tahun 2023 ini masih jauh dari target baik PAD maupun pendapatan transfer, sehingga harus ada penyesuaian-penyesuain di APBD. “Sampai dengan Agustus 2023 ini  belum mencapai 50 persen, jadi masih jauh dari target,” sebutnya. 

Dikatakan, ada skema untuk efisiensi anggaran misalnya program kegiatan yang belum prioritas atau belum urgen dilakukan penyesuaian, kemudian BPKAD mungkin saja tidak menerbitkan SPD kegiatan yang belum prioritas.

BACA JUGA  Sekwil Nasdem: Sula dan Taliabu Kurang Perhatian
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah