“Yang terpenting semua pekerjaan semua telah dikerjakan, sehingga saya berharap kepada staf di Dikbud yang bertanggung jawab agar segera ditindaklanjuti supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah guru Honda maupun PPPK mengeluhkan soal gaji mereka yang belum dibayar Pemprov Malut. Mereka juga merasa diabaikan karena di tengah-tengah gaji yang belum dibayar itu, Kepala Dikbud Imam Makhdy Hasan justru memboyong puluhan kepala sekolah ke Bali untuk mengikuti kegiatan Bimtek yang menurut mereka tidak terlalu penting dibanding masalah gaji mereka yang belum terbayar. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!