Saya meminta kepada pimpinan agar mengklarifikasi masalah ini ke publik demi kebaikan kita semua
(Anggota DPRD Maluku Utara) Malik Silia
Sofifi, Maluku Utara- Anggota DPRD Maluku Utara, Malik Silia meminta kepada pimpinan DPRD agar terbuka soal data porsi pembagian APBD di seluruh 10 kabupaten/kota.
Desakan ini karena diduga ada isu diskriminasi pembagian APBD per porsi kabupaten/kota setiap tahun.
“Saya meminta kepada pimpinan agar mengklarifikasi masalah ini ke publik demi kebaikan kita semua,” pinta Malik pada saat rapat paripurna penutupan masa sidang di gedung DPRD, Senin (15/5/2025).
Menurut politisi PKB ini, desas-desus terkait ketidak berpihaknya APBD Provinsi Maluku Utara ke kabupaten/kota sudah menjadi konsumsi publik sehingga perlu dibuka secara terang benderang.
“Padahal APBD kita sudah terbagi semua. Ada yang dapat Rp 20 miliar, ada juga Rp 23 miliar dan bahkan ada yang lebih. Sehingga saya berharap ini disampaikan ke publik, jangan sampai seolah-olah kita tidak pro rakyat,” singgungnya.
Selain itu, keterbukaan data ataupun informasi sangat penting, sehingga tidak menimbulkan opini bahwa Pemprov dan DPRD memonopoli APBD. “Kalau ada treble di kabupaten/kota saya pikir itu bukan kesalahan kita karena apa yang kita lakukan selama ini sudah sesuai,” tandasnya. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!