Untuk anggaran pembuatan dokumen Amdal dan Andalalin itu sebesar Rp 1,5 miliar yang melekat di Dishub Malut tahun 2023
Armin Zakaria (Kadis Pehubungan Malut)
Sofifi, Maluku Utara- Untuk mendukung pembangunan Bandara Loleo di Kota Tidore Kepulauan, paling tidak pemerintah harus mengantongi dua dokumen penting yang menjadi syarat pembangunan bandara, yaitu dokumen Analisis Dampak Lingkungan atau Amdal dan Analisis Dampak Lalu Lintas atau Andalalin.
Penerbitan dua dokumen penting ini paling tidak memakan anggaran yang tidak sedikit.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku Utara, Armin Zakaria, yang dikonfirmasi Haliyora menyampaikan, penerbitan kedua dokumen ini sedikitnya menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Anggaran sebesar itu dialokasikan melalui APBD tahun 2023 yang melekat di Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara.
“Untuk anggaran pembuatan dokumen Amdal dan Andalalin itu sebesar Rp 1,5 miliar yang melekat di Dishub Malut tahun 2023, rencana tahun ini dibuat dokumennya,” kata Armin, Selasa (7/2/2023).
Mantan Juru Bicara Kantor Gubernur Maluku Utara itu mengungkapkan, tak ada aral melintang, tahun ini kedua dokumen tersebut akan diusulkan ke Kementerian Perhubungan RI.
“Targetnya paling lambat tahun ini seluruh dokumen perencanaan pembangunan Bandara Loleo sudah akan diusulkan,” pungkas Armin Zakaria. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!