Ternate, Maluku Utara-Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoeri, kembali melakukan aksi unjuk rasa, Sabtu (21/01/2021).
Aksi berupa pemboikotan di depan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD di Kota ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), dilakukan Nakes menuntut pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka yang belum dibayarkan.
Sebagaimana diketahui, TPP para Nakes RSUD Chasan Boesoeri belum diterima selama 15 bulan terakhir ini. Dimana para Nakes tersebut, sudah beberapa kali melakukan unjuk rasa yang menuntut hak mereka tersebut.
Amatan Haliyora.id, dalam aksinya hari ini, para Nakes yang didominasi ibu-ibu itu membentangkan spanduk dan pamflet yang berisi tuntutan mereka. Aksi itu sendiri dilakukan sejak pukul 06.30 WIT hingga berita ini dirilis.

Terlihat juga spanduk berisi tuntutan yang disampaikan tak lain menuntut hak pembayaran TPP oleh pemerintah provinsi. Mereka juga mendesak Gubernur mencopot Dirut RSUD, Sekda Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan termasuk pula Kepala BPKAD Provinsi Malut.
Aksi ini diakui para Nakes, dilakukan sebagai bentuk puncak kekecewaan mereka terhadap lambatnya sikap pemerintah dalam menangani tuntutan mereka itu yang sudah disuarakan sejak lama.
“Kami akan terus boikot disini sampai janji pembayaran TPP benar-benar terealisasi oleh pemerintah dalam hal ini gubernur,” ucap salah satu nakes pengunjuk rasa.
Buntut dari aksi ini, sedikit menghambat aktivitas di RS tersebut mengingat yang dipalang ada ruang IGD. Akibatnya aktivitas layanan bagi pasien dialihkan melalui pintu samping ruang IGD tersebut. (DR-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!