Ternate, Maluku Utara- Wilayah Maluku Utara diprediksi berpotensi terjadinya banjir pesisir atau banjir rob sampai pada 23 Januari 2023 mendatang.
Faktor penyebabnya adalah karena fenomena super new moon atau fase bulan baru yang bersamaan dengan perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 21 Januari 2023.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo, MT mengatakan, fase bulan baru yang bersamaan dengan jarak terdekat bulan ke bumi ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, salah satu diantaranya Pesisir Maluku Utara,” kata Prasetyo, Kamis (19/01/2023), melalui keterangan pers yang diterima wartawan
Prasetyo menyebutkan, potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” tandasnya. (Arul-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!