Halsel, Maluku Utara- Dua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terancam kehilangan jabatan.
Pasalnya, kedua pimpinan OPD tersebut masih berstatus Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) yang belum didefinitifkan di jabatan masing-masing.
Selain bukan pejabat definitif dan masih berstatus Plt, kedua pejabat teras di Pemkab Halsel itu memiliki latar belakang dosen di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate yang sewaktu-waktu akan dipanggil pihak kampus untuk menjalankan rutinitasnya sebagai akademisi.
Kedua pejabat tersebut masing-masing, M. Tahrim yang saat ini menjabat sebagai Plt Kepala Bapelitbangda, dan Mustafa Ruhama, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan yang juga Ketua Panitia Seleksi (Pansel) pejabat esselon II menyampaikan, saat ini pihaknya sudah menerima rekomendasi KASN terkait hasil asesmen tujuh (7) jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).
Rencananya, ke 7 pejabat definitif hasil asesmen tersebut akan dilantik dalam waktu dekat ini.
Saiful menyebutkan, dari 7 jabatan OPD tersebut, 2 di antaranya masuk dalam daftar lelang, yaitu jabatan Kepala Bapelitbangda dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Dengan kata lain, posisi yang kini ditempati baik M. Tahrim maupun Mustafa Ruhama bakal digeser karena akan ditempati oleh pejabat definitif hasil asesmen itu. Lagi pula, keduanya tidak tergolong dalam daftar pejabat yang mengikuti seleksi pejabat eselon II definitif beberapa waktu lalu, bahkan tidak termasuk dalam list 7 pejabat yang direkomendasikan KASN itu.
“Jika sudah dilaksanakan pelantikan jabatan defenitif, jabatan Plt kepala Bapelitbanda yang kini ditempati M. Tahrim dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Mustafa Ruhama bakal digeser ke OPD lain apabila masih dibutuhkan di Pemkab,” tutur Saiful.
Kendati begitu, Saiful mengakui bahwa kedua akademisi Unkhair Ternate yang ditempatkan di dua OPD itu memang memiliki kemampuan dan sangat membantu pemerintah daerah. “Kontribusi kedua akademisi Unkhair di Pemda Halsel cukup membantu, makanya nanti akan ditempatkan di OPD lain kepastiannya pasca pelantikan,” tandasnya.
Diketahui, 7 jabatan OPD hasil asesmen yang akan dilantik dalam waktu dekat ini antara lain, jabatan kepala Dimas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bapelitbangda, Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud), kemudian Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), lalu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah. (Asbar-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!