Pj Bupati Morotai Tunjuk BKD dan Inspektorat Usut Dugaan Pungli Honorer K2

Morotai, Maluku Utara- Pejabat Bupati M. Umar Ali meminta BKD dan Inspektorat Kabupaten Pulau Morotai agar mengusut tintas dugaan pungutan liar (pungli) biaya administrasi honorer K2 oleh oknum staf dan pejabat di BKD.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan BKD Pulau Morotai, Basirun Umaternate, saat diwawancarai Haliyora, Senin (19/12/2022).

“Pj Bupati juga tidak mau jika oknum yang melakukan pungli itu dibiarkan behitu saja. Itu yang Pj Bupati tidak mau, sebab ini demi nama baik Pemda dan lebih khusus Badan Kepegawaian Daerah”, ungkap Basirun.

Kata Basirun, pihaknya saat ini tengah menyelidiki siapa oknum staf atau pejabat yang diduga melakukan tindakan tak terpuji itu.

“Yang pasti bahwa kami bersama tim Inspektorat berupaya untuk mencari tahu kebenarannya. Kalau memang terbukti ada oknum BKD yang terima uang dan segala macam maka akan di proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

BACA JUGA  Dinas PUPR Malut Target Pembangunan Talud Rampung Tahun Ini

Sementara itu, Kepala BKD Pulau Morotai, Musriyana Nabiu yang dikonfirmasi juga memastikan akan menyelidiki masalah ini hingga tuntas. Ia juga menegaskan akan menindak tegas jika ditemukan ada staf atau pejabat di BKD yang melakukan tindakan pungli.

Meski begitu, Musriyana meminta agar pihak-pihak yang dirugikan atas dugaan pungli ini agar menyodorkan data atau informasi akurat sehingga pihaknya tidak asal mengambil keputusan sepihak yang merugikan orang lain dalam kasus ini.

“Nah, yang menjadi masalah itukan data oknum yang bersangkutan belum kami ketahui sampai saat ini, sehingga kami belum bisa tindak lanjut. Kami juga tidak mau asal menuduh, tapi yang jelas ada upaya untuk usut tuntas dugaan ini,” tukasnya.

BACA JUGA  Keberadaan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Proyek Puskesmas Sahu-Tikong 'Ghoib'

Atas dugaan pungli yang merebah ini, Musriyana mengingatkan kepada seluruh jajaranya dilingkup BKD untuk tidak memungut biaya apapun saat melakukan pendataan menyangkut honorer K2.

“Jadi waktu pertama di bentuknya tim pendataan saya bilang jangan pernah ada punglia, itu yang saya ingatkan kepada seluruh pegawai di lingkup BKD saat itu. Dan kalau mau kerja-kerja sesuai dengan aturan yang ada. Itu yang saya ingatkan ke mereka,” akhirinya seraya menambahwa bawa jika ada data ataupun informasi akurat mengenai keterlibatan staf dan pejabat di BKD Morotai atas dugaan skandal pungli ini, maka diserahkan ke pihaknya. (Tir-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah