BPK ‘Labrak’ Kepala Inspektorat Provinsi Malut

Sofifi, Maluku Utara- Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara (Malut), Marius Sirumapea menyebut temuan BPK atas kerugian keuangan yang mendera Pemprov Maluku Utara saat ini karena lemahnya pengawasan Inspektorat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Permasalahan ini terjadi karena pengawasan dari Inspektorat sangat lemah, sehingga terjadi banyak temuan, kita berharap agar Inspektorat lebih serius sehingga masa akhir jabatan Gubernur sudah tidak ada lagi masalah,” tandas Marius Sirumapea, (4/10/2022).

BACA JUGA  Sebagian Proyek MY Milik Pemprov Malut Sudah Dikerjakan

Menurut Marius, Kepala Inspektorat harus serius mengawasi arus keuangan Pemprov Maluku Utara. Sebab sejumlah persoalan yang dihadapi Pemprov saat ini bukan hal biasa. Ia juga menyentil gedung Inspektorat di samping Kantor Gubernur Malut yang belum diselesaikan itu.

“Ini artinya bahwa masalah di internal Inspektorat saja belum bisa diselesaikan, bagaimana mau selesaikan di OPD lain,” singgung Marius.

Sambung Marius, apa yang diperingatkan ini bertujuan agar tata kelola pemerintahan khususnya di Pemprov Malut berjalan baik sehingga diharapkan kepada Inspektorat untuk selalu intens mengawasi serta mengingatkan ke OPD lain agar menghindari masalah hukum.

BACA JUGA  DPRD Malut Dukung Gubernur Evaluasi 19 Pimpinan OPD

“Untuk itu Inspektorat harus sering-sering mengingatkan OPD, kalau OPD sering menghindar berarti OPD ini memang bermasalah. Jadi kalau tim BPK melakukan koordinasi, OPD harus terbuka, sehingga tidak ada kecurigaan,” tegasnya. (Sam-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah