Tidore, Maluku Utara- Kepolisian Resort (Polres) Tidore Kepulauan memberikan bantuan sosial kepada para pengemudi bentor, angkutan umum dan pedagang kaki lima, serta masyarakat yang kurang mampu.
Bantuan sosial ini diserahkan langsung oleh Wakapolres, Kompol Muhammad Arif, saat apel pemberian bantuan yang berlangsung di halaman kantor Polres Kota Tidore Kepulauan, Senin (05/9/2022).
Wakapolres Kompol Muhammad Arif menyampaikan bahwa pemberian bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat tentang pengalihan harga subsidi BBM guna meringankan beban masyarakat yang mengalami dampak dari kenaikan BBM tersebut.
“Pemerintah telah berupaya sekuat tenaga untuk melindungi rakyat dari gejolak harga minyak dunia. Tetapi anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun, dan itu akan meningkat terus dan lebih dari 70 persen subsidi BBM justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil-mobil pribadi, mestinya uang negara tersebut harus diprioritaskan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu,” kata Kompol Muhammad Arif.
Wakapolres Tikep itu menjelaskan, saat ini pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi yang sulit karena ini adalah pilihan terakhir pemerintah yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini mendapat subsidi akan mengalami penyesuaian dan sebagaian subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang tepat sasaran.
“Bantuan langsung tunai atau BLT BBM sebesar Rp 12,4 triliun yang diberikan kepada 20,65 juta keluarga yang kurang mampu sebesar Rp 150.000 perbulan, dan mulai diberikan di bulan September bantuan ini selama empat bulan,” terangnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!