Ternate, Maluku Utara-Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Ternate pada April 2022 secara umum menunjukkan kenaikan.
Itu disampaikan Kepala BPS Maluku Utara Aidil Adha kepada Haliyora, Rabu (11/05/2022).
Aidil mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Maluku Utara dan BPS Kota Ternate pada April 2022, terjadi inflasi sebesar 0,82 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,49 pada Maret 2022 menjadi 108,37 pada April 2022.
“Tingkat inflasi tahun kalender April 2022 adalah sebesar 0,18 persen dan tingkat inflasi pada April 2022 terhadap April 2021 sebesar 1,82 persen,” kata Aidil dalam rilis yang diterima Haliyora.id, Rabu (11/05/2022).
Aidil menjelaskan pada April 2022, Kota Ternate mengalami inflasi pada lima kelompok pengeluaran, deflasi pada dua kelompok pengeluaran dan empat kelompok pengeluaran stagnan.
Disebutkan, kelompok yang mengalami inflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,22 persen, sedangkan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,82 persen, sementara kelompok transportasi sebesar 6.84 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0.38 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,19 persen.
Adapun kelompok yang mengalami deflasi, sambung Aidil yaitu kelompok nakanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,55 persen serta kelompok kesehatan sebesar 0,19 persen.
Pada kelompok pakaian dan alas kaki, informasi, komunikasi, jasa keuangan, kelompok pendidikan serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran disebut tidak mengalami perubahan indeks (stagnan).
“Beberapa komoditas yang dominan mengalami kenaikan harga sehingga menyebabkan inflasi pada April 2022 di Kota Ternate, yakni tarif angkutan udara dan bahan bakar rumah tangga,” sebut Aidil.
Sambung Aidil, inflasi tersebut terjadi juga di 21 Kota IHK yang tersebar di Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua pada April 2022.
“Kota yang mengalami inflasi tertinggi yaitu Kota Jayapura sebesar 2,38 persen, sedangkan kota yang mengalami inflasi terendah yaitu Kota Bulukumba sebesar 0,62 persen,” ungkapnya.
Aidil menambahkan untuk bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,81 persen atau terjadi penurunan indeks dari 117,17 pada Maret 2022 menjadi 116,22 pada April 2022. Sementara komponen energi mengalami inflasi sebesar 2,33 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 98,20 pada Maret 2022 menjadi 100,49 pada April 2022.
“Inflasi tahun kalender April 2022 sebesar 5,59 persen untuk bahan makanan dan 2,34 persen untuk komponen energi. Inflasi tahun ke tahun sebesar 1,39 persen untuk bahan makanan dan 2,34 persen untuk komponen energi. Bahan makanan pada April 2022 memberikan andil/sumbangan inflasi Kota Ternate sebesar 0,20 persen dan komponen energi memberikan andil/sumbangan inflasi Kota Ternate sebesar 0,19 persen,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!