Ternate, Maluku Utara- Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Ternate mencatat capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate per tanggal 31 Maret sebesar Rp 26.374.980.487.41, atau 20,88 persen dari target sebesar Rp 126.305.231.487.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BP2RD Kota Ternate, Jufri Ali, kepada Haliyora beberapa hari lalu.
Jufri mengatakan berdasarkan hasil laporan realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah pada bulan Maret, total pajak daerah sebesar Rp 61.840.500 dan realisasi Rp 17.600.283.346 atau 28,46 persen. Untuk retribusi daerah dari target sebesar Rp 33.097.531.191 realisasi sebesar Rp 5.499.648.387 atau 16,62 persen.
“Sementara hasil pengelolaan dari target sebesar Rp 4.500.000.00, realisasi sebesar Rp 2.287.090.752.16 atau 50,82 persen. Lain-lain PAD yang sah dari target sebesar Rp 26.867.296, realisasi sebesar Rp 987.987.599 atau 2,25 persen,” rincinya.
Lanjut Jufri, dalam waktu beberapa bulan ke depan pihaknya bakal melakukan pendataan sejumlah objek pendapatan dan pemutakhiran data terbaru untuk PBB maupun penyesuaian tarif pajak.
“Seperti harga rokok kan sudah naik, tapi pajak papan iklan rokok tidak naik, jadi harus ada penyesuaian harga,” ucap Jufri.
Meski begitu, sambung Jufri, untuk pendataan kembali objek pendapatan seperti PBB masih ada kendala pada anggaran. “Kalau kita turun mengambil data kan harus ada anggaran, karena pendataan itu lama, jadi harus ada anggaran,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!