PMII Cabang Tidore Kecam Tindakan Anggota Satpol PP

Tidore, Maluku Utara – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tidore mengecam tindakan keras yang dilakukan Satpol PP kepada masa aksi Baratib di depan kantor Walikota Tikep yang menyuarakan penanganan banjir di Desa Trans Maidi, Kecamatan Oba, Tikep, pada Kamis (24/03/2022). PMII menilai tindakan Satpol PP sebagai tindakan preman dan brutal.

“Secara organisatoris, PMII Cabang Tidore mengutuk keras tindakan represif oleh Satpol PP terhadap masa aksi Baratib. Menurut kami tindakan Satpol PP sudah tidak wajar dan tidak manusiawi,” kata Ketua Umum PMII Cabang Tidore Adnawati, Jumat (25/03/2022).

BACA JUGA  Pemkab Halsel Batasi Aktivitas Tempat Hiburan Malam dan Warman Selama Puasa

Menurutnya, sesuai UU NO 9 tahun 1998, masa aksi berhak menyampaikan pendapat. “Jadi tugas keamanan adalah mengawal dan mengamankan massa aksi bukan jadi preman,” tandas Adnawati.

Adnawati meminta Kasatpol PP mengevaluasi anggotanya yang melakukan tindakan kekerasan terhadap massa aksi tersebut.

“Saya meminta Kasatpol PP juga pimpinan tertinggi di Tikep mengevaluasi anggota Satpol PP yang lakukan tindakan kekerasan kepada massa aksi di lapangan, agar ke depan kejadian yang sama tidak terulang lagi,” pungkasnya. (Yunus-1)

BACA JUGA  Dikbud Halsel Keciprat Anggaran Rp 80 M Tahun Ini, Baru Terserap 8 Persen
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah