Proyek Jembatan Talo III Taliabu Diduga Belum Ditenderkan

Bobong, Maluku Utara- Proyek pembangunan jembatan Talo III kabupaten Pulau Taliabu saat ini lagi dikerjakan. Anehnya, di lokasi proyek, tak terlihat papan nama proyek, sehingga masyarakat tidak mengetahui perusahan apa yang mengerjakan dan berapa besar nilai proyek tersebut.

Diduga kuat, proyek pembangunan jembatan Talo III dilaksanakan mendahului tender.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haliyora, Rabu (16/02/2022), proyek pembangunan jembatan Talo III itu dikerjakan oleh kontraktor berinisial Y.

Salah satu pekerja jembatan Talo III yang namanya tidak mau disebut kepada Haliyora mengatakan, proyek tersebut baru saja dikerjakan dan merupakan proyek lanjutan.

“Sebenarnya ada penanggung jawab proyek ini, namanya Hasrudin, tapi dia lagi ke Manado untuk belanja. Mestinya dia yang berikan keterangan karena kita ini cuman pekerja saja. Tapi yang saya tau ini proyek Jembatan Talo III adalah proyek pekerjaan lanjutan, yang sudah dikerjakan ini abutment dan Talud (kaki jembatan). Karena kebetulan bahan besi abis makanya kita kerja taludnya ini,” ungkap pekerja tersebut.

BACA JUGA  Fitri Baba Pensiun, Bupati Morotai Rotasikan Marwan Sidasi Jabat Plt Asisten II

Dikonfirmasi terpisah, Muslim Ode, salah satu Kabid pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kabupaten Pulau Taliabu mengaku bahwa proyek pekerjaan Jembatan Talo III yang saat ini dikerjakan oleh Yopi (Kontraktor) tersebut belum dilelang.

“Iya, kalau pekerjaan ini belum ada data lelangnya, kalau sudah lelang pasti kami tau karena ada teraplod di sistem LPSE, dan itu juga bisa diakses. Tapi, kalau benar sudah dikerjakan berarti saya juga tidak tau itu, coba tanya langsung ke Dinas PUPR. Yang pasti kalau di sini belum tender paket itu,” beber Muslim.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu, Sudarman, saat dikonfirmasi Haliyora, pada Rabu (16/02), pun mengakui tidak tahu menahu terkait proyek pekerjaan Jembatan Talo III tersebut.

“Maaf, saya tidak bisa menyampaikan apa-apa terkait pekerjaan itu, karena saya juga tidak tau, dan saya juga baru tau saja kalau jembatan Talo III itu sudah dikerjakan, biar lebih jelas nanti saya tanya Pa Kadis dulu, karena saya tidak tau sistem pekerjaan jembatan itu seperti apa, jangan sampai itu pekerjaan lanjutan atau seperti apa, nanti saya tanya Kadis dulu. Biar jelas dan tidak salah penafsiran penjelasan saya di publik, mungkin Pa Kadis yang lebih tau,” tutur Sudarman.

BACA JUGA  Pembangunan Jembatan Sultan Djabir Sjah di Ternate Telan Anggaran Rp 6,3 Miliar, Ini Progresnya

“Setau saya itu pekerjaan hanya untuk menyelamatkan abutmen, karena di situkan tempat galian C, dan galian terus berjalan, jika jembatan itu tidak dikerjakan maka abutmen yang sudah dikerjakan itu terancam hilang lagi. Sayang kan, jika abutmen yang sudah dibangun dengan anggaran sebesar itu baru rusak lagi, makanya kalau saya, mungkin itu juga tindakan penyelamatan abutmen, makanya paket jembatan itu dikerjakan duluan. Kemudian soal besaran nilai paket proyek jembatan itu juga saya tidak tau,” sambungnya menutup. (Ham-*)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah