Sanana, Maluku Utara- Pelaksanaan Festifal Tanjung Waka (FTW) di Kabupaten Kepulauan Sula yang dijadwalkan dibuka Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI pada 18 Desember 2021 kembali ditunda.
Penundaan itu atas permintaan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga S. Uno.
Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Festival Tanjung Waka, Sahjuan Fatgehipon, saat melakukan konferensi pers di Istana Daerah, Jumat (17/12/2021), bahwa Menteri Sandiaga Uno beralasan berdasarkan prediksi BMKG akan terjadi cuaca ekstim di wilayah Maluku Utara mulai 13-18 Desember 2021. Selain itu Menteri ingin jadikan FTW sebagai festifal bertaraf internasional.
“Panitia FTW atas permintaan bupati untuk menghadap Menpar untuk mengkoordonasikan pelaksanaan FTW. Saat Panitia mennghadap, Pak Menteri minta agar jadwal FTW dimundurkan. Ada dua alasan disampaikan menteri yakni karena cuaca ekstrim yang diprediksi BMKG akan terjadi di Wilayah Maluku Utara mulai 13-18 Desember 2021, dan alasan kedua Pemerintah ingin FTW menjadi Festifal wisata dunia Tahun 2022. Alasan pak Mentri disetujui Bupati kemudian disepakati FTW nanti dilaksanakan pada 25-28 Februari 2022. Itu alasan penundaan pelaksanaan FTW ini,”t erang Sahjuan.
Sahjuan berharap penundaan pelaksanaan Festifal Tanjung Waka ini tidak membingungkan masyarakat.
“Perlu saya sampaikan, panitia sudah siap gelar FTW pada Desember 2021 sesuai jadwal semula, tapi pak Menteri minta diundurkan dengan pertimbangan yang sudah saya sampaikan diatas. Meski diundur waktunya, tapi FTW sudah masuk agenda KEN. Jadi masyarakat jangan bingung dan khawatir,” imbuhnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!