Pemkot Ternate Waspadai Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

- Editor

Kamis, 2 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) gelar rapat koordinasi mengantisipasi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok jelang natal 2021 dan tahun baru 2022

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) gelar rapat koordinasi mengantisipasi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok jelang natal 2021 dan tahun baru 2022

Ternate, Maluku Utara- Pemerintah Kota Ternate melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) gelar rapat koordinasi guna mengantisipasi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok jelang natal 2021 dan tahun baru 2022.

Rakor dilaksanakan di Aula kantor Wali Kota Ternate, Kamis (02/12/2021).

Rakor bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga pangan di kota Ternate selama  libur nataru dan pemberlakukan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 sampai dengan 02 Januari 2022 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Wali Kota Ternate, Jasri Usman mengatakan, tugas dan fungsi pemerintah adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, serta mensejahterakan masyarakat.

“Ketiga poin ini saling berkolerasi, sehingga meski laju pertumbuhan ekonomi  tinggi, tetapi kalau inflasi juga tinggi maka tidak membawa dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Jasri dalam rakor tersebut.

BACA JUGA  Daftar Tunggu Ibadah Haji Sula Capai 14 Tahun

Menurutnya, saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi ketidakpastian, namun perekonomian daerah semakin membaik. “Untuk itu Pemkot  berkewajiban waspada dan menjaga kestabilan itu.

Dikatakan, inflasi Kota Ternate selalu menunjukkan kenaikan terutama menjelang hari raya keagamaan seperti hari raya natal dan tahun baru serta hari-hari besar keagamaan lainnha yang umumnya terjadi peningkatan permintaan dan berpotensi memicu gejolak harga kebutuhan pokok di pasar. 

“Fluktuasi harga yang terjadi tersebut umumnya disebabkan oleh keterbatasan pasokan dan permasalahan distribusi,” sambung Jasri.

Dalam menyikapi kondisi ini, lanjut Jasri, pemerintah bersama unsur terkait lainnya perlu mencermati bersama ketersediaan komoditas utama penyumbang inflasi agar tetap dalam jumlah yang cukup dan harga terjangkau pada fase menjelang nataru.

“Memasuki kuartal akhir tahun 2021, beberapa indikator perekonomian terkini menunjukkan adanya perbaikan dan indikasi pemulihan mulai terlihat. Begitu juga kredit sudah mulai pulih seperti sebelum pandemi. Ini artinya roda ekonomi sudah berjalan dan sudah terjadi ekonomi recovery dan menuju economy rebound,” ungkapnya

BACA JUGA  Polres Morotai Limpahkan 2 Orang Tersangka Kasus Narkoba Disertai BB ke Kejari

Ia menambahkan, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan unsur pemerintah daerah sesuai dengan langkah yang diterapkan pada tingkat nasional untuk menjaga inflasi. Diantaranya mengoptimalkan infrastruktur yang sudah dibangun dan membangun infrastruktur pendukungnya, menopang ekonomi di tiga daerah yakni Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan.

Selain itu harus memanfaatkan teknologi informasi dan menjaga keseimbangan antara pasokan produsen dan konsumen melalui implementasi strategi 4K, yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran Dldistribusi dan Komunikasi efektif sebagai bagian untuk mendukung kestabilan inflasi,” tutup Jasri. (Arul-1)

Berita Terkait

Malut United Jaga Asa Tetap di Papan Atas Setelah Bekuk Persib
Laga Emosional Pecah di GKR Kala Malut United Jungkalkan Persib, Ciro Alves Tak Kuasa Menahan Tangis
Proyek Tanggul Pemecah Ombak di Desa Kasango Rampung, Warga: Terima Kasih Sasha-Yasir
Malut United Tanpa Yakob Kontra Persib, Gustavo Franca Tak Gentar Lawan Mantan Tim
Prediksi Line Up Malut United Kontra Persib: Duel Pembuktian Sang Mantan Vs Thom Haye
Wakil Ketua II Usul Pangkas Anggaran DPRD Morotai Dinilai Bermuatan Politik
Praktisi Hukum Soroti Dugaan Oknum Pegawai Bandara di Halut Telantarkan Anak dan Istri
Desak PT NICO Penuhi Janji, Warga Togawa Besi di Halut Palang Jalan: Sindir Peran Anggota DPRD
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:09 WIT

Malut United Jaga Asa Tetap di Papan Atas Setelah Bekuk Persib

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:53 WIT

Laga Emosional Pecah di GKR Kala Malut United Jungkalkan Persib, Ciro Alves Tak Kuasa Menahan Tangis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:25 WIT

Proyek Tanggul Pemecah Ombak di Desa Kasango Rampung, Warga: Terima Kasih Sasha-Yasir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:09 WIT

Prediksi Line Up Malut United Kontra Persib: Duel Pembuktian Sang Mantan Vs Thom Haye

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:34 WIT

Wakil Ketua II Usul Pangkas Anggaran DPRD Morotai Dinilai Bermuatan Politik

Berita Terbaru

Malut United menang 2-0 atas Persib Bandung kala berjumpa di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, dalam laga lanjutan BRI Super League 2025-2026, Minggu (14/12/2025).

Bola & Sports

Malut United Jaga Asa Tetap di Papan Atas Setelah Bekuk Persib

Minggu, 14 Des 2025 - 20:09 WIT

Foto warga yang pulang usai mengikuti milad ke-113 Muhammadiyah di Galela, Halmahera Utara. (Foto/Jeje)

Khazanah

Galela dan Perjalanan Sejarah Muhammadiyah di Maluku Utara

Sabtu, 13 Des 2025 - 20:50 WIT

error: Konten diproteksi !!