Pemda Sula Siapkan Mangoli Raya jadi DOB

Sanana, Maluku Utara- Wacana Pemekaran Pulau Mangoli sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) sudah sering terdengar, bahkan tak asing lagi bagi masyarakat Kepulauan Sula.

Diwacanakan, jika terwujud, Daerah Otonomi Baru (DOB) Pulau Mangoli dinamai “MANGOLI RAYA”. Wacana tersebut mendapat perhatian serius pemda Kabupaten Kepulauan Sula.

Sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Hi. M Saleh Marasabesy kepada  sejumlah wartawan, Rabu (6/10/2021), bahwa saat ini Pemda mempersiapkan sejumlah kriteria (persyaratan) untuk pemekaran Pulau Mangoli, walau moratorium belum dibuka. .

Dikatakan Wabup, meski moratorium belum dapat dibuka, namun sebagai langkah antisipasi, daerah harus mempersiapkan diri dari sisi pembangunan infrastruktur dan jumlah penduduk, sebab kriteria atau syarat Daerah Otonomi Baru (DOB) harus disiapkan sehingga ketika moratorium dibuka maka daerah tersebut punya peluang untuk dimekarkan.

“Kalau kriteria-kriteria itu sudah dipenuhi maka ketika moratorium dibuka kita langsung masuk. Jadi kita harus mempersiapkan diri, karena menurut saya wacana pemekaran itu bisa saja terwujud,” ujar Wabup.

BACA JUGA  Mantan Bupati Sula Panik, Surat Tugas Demokrat Diberikan ke Balon Lain

Menurut M. Saleh, untuk kepentingan Kepulauan Sula ke depan, salah satunya harus ada pemekaran mulai dari desa, kecamatan, maupun kabupaten. 

“Kita jangan egois. Daerah kita harus berkembang. Dalam kurun 10-20 tahun kedepan Sula ini mau dibawa ke mana dan seperti apa. Cara pandang kita jangan hanya terbatas hari ini atau lima tahun ke depan, melainkan harus jauh ke depan. Ini demi kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat di kawasan ini,” imbuhnya

M. Saleh mengungkapkan, pemekaran Pulau Mangoli menjadi DOB sangat dimungkinkan mengingat Kabupaten Sula adalah kabupaten Kepulauan yang memiliki rentang kendali cukup tinggi (ribet). ”Hal ini juga menjadi pertimbangan prioritas pemerintah pusat,” katanya. 

BACA JUGA  Soal Pergantian Sekda Halsel, Wabup : Harus Ada Indikator Evaluasi

Wabup mengaku sudah membicarakan masalah itu dengan bupati dan bupati merespon baik dan akan membentuk pemekaran Kabupaten Mangoli Raya. “saya sudah membicarakan dengan bupati, dan kata beliau kita akan bentuk tim pemekaran Kabupaten Mangoli Raya itu,” ujarnya.

Wabup mengakui bahwa saat ini kondisi keuangan negara masih terbatas karena pandemi Covid-19, namun daerah tetap harus bersiap diri sehingga kalau kondisi sudah normal kembali dan waktunya sudah tepat maka daerah juga sudah siap untuk memekarkan Mangoli Raya.

“Jadi sekali lagi saya katakan bahwa daerah harus mempersiapkan diri sehingga kalau kondisi sudah normal dan waktunya sudah tepat langsung maju memperjuangkan pemekaran Pulau Magoli Raya menjadi DOB karena kita sudah siap,” imbuhnya. (Sarif-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah