Halsel, Maluku Utara- Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik paparkan desain konsep tata kawasan Ibukota Labuha menjadi Smart City sebagai solusi pelayanan publik terbaik untuk masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan. Itu dipaparkan Bupati saat melaunching Program Smart City dan Program 100 hari kerja Bupati, Senin malam (06/09/2021)
Tujuan pelaksanaan Smart City, kata Bupati, untuk mendorong pelayanan yang layak huni, efisiensi, terintegrasi untuk memperbaiki, mempermudah, serta memaksimalkan sistim pelayanan publik sehingga dengan dukungan teknologi dan SDM yang baik, diharapkan Kota Labuha menjadi kota yang aman nyaman dan berkelanjutan.
“Saya dan Wakil Bupati bertekad membangun Ibukota Labuha jadi Kota Smart City agar membedakan Ibu kota lainnya di Malut,” ujarnya.
Selain itu ada aplikasi pendukung program Smart City berupa E-Smart sebagai pintu masuk informasi dan teknologi E-Gov untuk Smart City.
“Aplikasi ini memberikan informasi publik, layanan perizinan, layanan aduan masyarakat dan layanan lainnya. Ini merupakan syarat mutlak suatu kota pintar (Smart City),” jelas Usman.
Usman menguraikan, perencanaan infrastruktur pendukung Smart City yakni, Papaloang park, Masterplan Land Mark Kota Labuha, Masterplan Sempah dan sungai dalam Kota, Tugu Zero Poin, Desa Wisata Kali Inggoi, Penetapan Kawasan Kota Tuua sebagai kawasan strategis wisata budaya.
Bupati menjelaskan, Smart City bukan hanya bentuk teknologi namun ada dukungan infrastruktur serta sarana prasarana penunjang agar dijadikan contoh bagi Kabupaten/Kota lainnya di Maluku Utara.
“Program strategis Smart City ini dipastikan sangat membantu pelayanan masyarakat lewat aplikasi pendukung (Teknologi) dan infrastruktur sarana prasarana, yakni infrastruktur fisik, informasi, bisnis, dan lain-lain untuk mendukung suksesnya tata pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Usman.
“Apabila program smart city selesai dibangun pada tahun 2026 nanti, maka Labuha sebagai ibukota Kabupaten Halsel akan jauh lebih maju dibanding kabupaten/kota lain di Maluku Utara dan Halsel akan menjadi tujuan studi banding daerah luar Maluku Utara,” tambah Bupati. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!