Dampak PPKM, Omzet Warung Makan di Ternate Anjlok Hingga 50 Persen

Ternate, Maluku Utara- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ternate membuat resah para pedagang kecil.

Setelah Pedagang pakaian mengeluh kurangnya pemasukan di masa penerapan PPKM akbat sepi pengunjung, kini keluhan yang sama disampaikan pedagang kuliner di Kota Bahari Bekesan.

Seperti dikeluhkan Haris, salah seorang pemilik rumah makan di bilangan  Kelurahan Kalumata saat ditemui Haliyora, Rabu (28/07/2021). Ia mengeluh pemasukannya sangat menurun saat ini akibat diberlakukan PPKM.

“Sejak diberlakukan PPKM pengunjung rumah makan menjadi sepi, sangat jarang orang datang makan atau beli makanan. Beda sekali dengan sebelum PPKM, sehingga pendapatan sangat turun,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ada Dugaan KPU Pusat Campur Tangan Seleksi Anggota KPU Malut

Dikatakan, sebelum pemberlakuan PPKM, pemasukan per bulan mencapai Rp 10 juta namun semenjak adanya pemberlakuan PPKM penghasilannya menurun hingga 30%.

Meski demikian Haris dapat menerima kondisi saat ini, “Tapi apa boleh buat, ini mungkin cara terbaik yang harus dilakukan pemerintah untuk menangani penyebaran Virus Corona, walupun berdampak pada ekonomi. Jadi Pemerintah harus mencari solusi terbaik agar sektor ekonomi rakyat juga harus tetap bergerak,” imbuhnya.

Seperti Haris, Edy, pemilik Warung Makan Masja Kelurahan Jerbus juga mengalami hal serupa. Ia mengakui dalam masa Pemberlakukan PPKM ini pendapatan warung makannya menurun derastis.

Edy menjelaskan, Sebelum diberlakukan PPKM pendapatan warung nasinya usahanya per hari bisa mencapai Rp 2 juta, namun semenjak PPKM pendapatanya menjadi menurun hingga 50 persen

BACA JUGA  Jalan Berlubang Dibiarkan, Satlantas Halsel Turun Tangan

“Sebelum PPKM, pendapatan kami per hari dari warung makan ini mencapai Rp 2 juta, tapi sekarang setelah dibelakukan PPKM pemasukan per hari paling Rp 1 juta, itu pun jarang-jarang,” ungkap Edy, saat ditemui Haliyora, Rabu (28/07/2021)  

Edy juga berharap pemerintah dapat mengambil langkah terbaik agar ekonomi masyarakat juga dapat berputar. “Mudah-mudahan pemerintah dapat mencari solusi agar pertputaran ekonomi pelaku usaha kecil seperti kami ini juga bisa tetap bertahan,” imbuhnya. (Boy-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah