P3K di Haltim Sepi Peminat, Kuota Sebanyak 300 Orang Terancam Hilang 

Maba, Maluku Utara- Sekretaris Daerah Halmahera Timur (Haltim) Ricky Chairul Richfat meminta kepada para guru honorer terutama yang sudah terdata dalam Dapodik agar memanfaatkan peluang untuk ikut mendaftarkan diri dalam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Pasalnya, hingga memasuki hari terakhir pendaftaran, baru tercatat sebanyak 115 pendaftar yang memenuhi syarat administrasi.

Ricky saat dikonfirmasi mengatakan kuota yang diberikan pemerintah pusat ke Haltim sebanyak 563 guru, namun sampai sejauh ini baru 200 guru yang mendaftar. “Data yang disampaikan Dinas Pendidikan, hingga saat ini yang mendaftar baru  200, dan yang memenuhi kelengkapan administrasi baru 115 pendaftar. Saya tidak tau kendala mereka apa,” ungkapnya.

Kata dia, Haltim akan kehilangan kuota sekitar 300 orang lebih pegawai P3K kalau para guru honor sekarang tidak memanfaatkan peluang ini untuk mendaftarkan diri menjadi pegawai P3K. “Makanya saya himbau agar mereka segera mendaftar. Ini peluang besar buat mereka, karena masih sangat banyak kuota yang belum terisi,” imbuhnya.

BACA JUGA  Mahasiswi IAIN Ternate jadi Korban Pelecehan, Pelaku Diduga Petinggi Organisasi Kampus

Dijelaskan, tahun ini pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 10 miliar untuk gaji pegawai P3K. “Saya juga bingung kendalanya di mana ya, apakah mereka tidak mau mendaftar atau seperti apa, padahal jaminan P3K ini jelas,” tambahnya.

Kata Ricky sesuai dengan regulasi yang ada, pemerintah pusat akan melakukan pembatasan honorer hanya sampai pada tahun 2023 saja, sedangkan untuk selanjutnya honor daerah sudah tidak bisa lagi karena sudah dialihkan ke P3K.

BACA JUGA  Pejabat Utama di Luar Daerah, Aktivitas Perkantoran Pemda Haltim Sepi

“Tahun 2023 Pemerintah pusat sudah tidak memberikan ruang lagi bagi kita untuk terima honor, yang ada hanya untuk tenaga teknis seperti petugas kebersihan dan lain lain. Untuk itu mumpung sekarang masih terbuka peluang ini, makanya harus dimanfaatkan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Haltim, Beny Sutarman saat dikonfirmas membenarkan kurangnya pendaftar dari tenaga guru honor.

“Ratusan kuota P3K masih kosong, karena yang terkafer dalam Dapodik berfariasi tingkat pendidikannya. Sebab yang dibutuhkan adalah S1, sedangkan sisanya itu adalah D3, D4 dan ada juga SMA, ini yang menyebabkan mereka tidak bisa mendaftarkan diri,” terang Beny saat dikonfirmasi via sambungan telpon. (RH-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah