Ternate, Haliyora
Komisi lll DPRD bersama Dinas Kesehatan menyepakati anggaran operasional Rumah Sakit Daerah Kota Ternate sebesar Rp 4,2 M
Itu disampaikan Kepala Dinas kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabessy, kepada Haliyora usai rapat bersama komisi III DPRD di ballroom DPRD kota Ternate , Kamis 10/06/2021)
“Sudah ada kesepakatan antara Dinas kesehatan dan Komisi lll, nanti mereka akan bicarakan dengan ketua DPRD,” ujar Kadinkes.
Dikatakan, pihaknya mengusulkan biaya operasional RSUD Kota Ternate, sebesar Rp 4,2 miliar tahun ini, karena sementara aktifitas RSUD Kota Ternate masih menggunakan eks gedung Puskesmas Kota di Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah.
“Dana operasonal yang kami ajukan sekitar Rp 4,2 miliar, karena sementara kita masih menggunakan eks gedung Puskesmas Kota di Kelurahan Stadion,.Insya Allah tahun depan (2022) baru diadakan pembangunan gedung RSUD baru di Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan,” terangnya.
Di tempat yang sama, anggota komisi lll, Nurlela Sarif ketika diwawancarai mengatakan, sekarang ini Rumah Sakit Umum Daerah Kota Ternate tidak punya anggaran.
”Namun Alhamdulillah sudah ada pelayanan, meskipun dengan kondisi keterbatasan. Jadi ada beberapa hal yang kami konkritkan termasuk alokasi anggaran operasional sebesar Rp 4,2 miliar yang mereka usulkan. Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Menurutn Nurlela, sebenarnya alokasi dana operasional itu sudah harus masuk sebelum RSU beroperasi. Tapi Insya Allah pada Perubahan APBD nanti dana operasional Rp 4,2 miliar ini harus masuk, karena berkaitan dengan pembayaran sejumlah kebutuhan penting seperti tagihan air, listrik serta operasional rumah sakit, dan biaya SDM.
”Intinya biaya operasional senilai Rp 4,2 miliar itu harus masuk di tahun 2021 ini. Komisi lll sangat merekomendasi dan meminta agar Pemkot segera merespon hal ini, kami berharap juga wacananya satu, dan Komisi III akan melaporkan ke pimpinan,” Pungkasnya. (Echal-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!