Isu Rolling Pejabat Pemprov, Istri Mantan Bupati Halsel Bakal Jadi Kadis Dikbud ?

Sofifi, Haliyora

Isu rolling pejabat eselon dua di Provinsi Maluku Utara kembali mencuat. Salah satu  pejabat Pemprov Malut yang enggan menyebut identitasnya kepada Haliyora mengaku dirinya juga mendengar isu rolling pejabat itu. Bahkan katanya informasi yang ia peroleh bahwa rolling pejabat eselon dua akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Saya dapa informasi dalam waktu dekan ada roling pejabat eselon II. Tapi saya belum bisa berkomentara banyak, takutnya gubenur menilai lain,” ujarnya.

Namun pejabat tersebut akhirnya menyebut beberapa pejabat yang bakal dirolling setelah ‘digoda’ awak media. Dia menyebut pejabat yang bakal dirolling diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publi (PKKP).

BACA JUGA  Bupati Halsel Kembali Ganti Pimpinan OPD, Ahmad Hadi Non Job

“Informasinya pejabat eselon II yang akan diroling itu di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publi (PKKP),” kata dia.

Juga disebutkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara bakal digantikan oleh mantan Kadis Dikbud Kabupaten Halmahera Selatan, Nurlela Muhammad (istri mantan bupati Halsel Bahrai Kasuba) yang kini telah mengundurkan diri dari jabatannya dan dimutasi ke Provinsi. Sedangkan Kadis Kelautan dan Perikanan akan digantikan oleh kadis Dikbud yang aktif sekarang ini.

BACA JUGA  Kajari Taliabu Berganti, Alfred Jabat Kajari Sarolangun

“kalau Karo Humas saya belum tau siapa yang akab menggantikannya,” beber sumber tersebut.

Sementara ketika dikonfirmasi Haliyora pada Senin (31/05/2021) di kantornya, Kepala Biro Kepegawaian Provinsi Maluku Utara, Idrus Assagaf  masih ragu membenarkan isu formasi roling pejabat tersebut.

“Saya belum bisa mengatakan isu rolling itu benar, karena SK-nya juga belum ada,” kata Idrus. Senin (31/5/2021).

Idrus menjelaskan, mutasi pejabat eselon II itu tidak sembarangan. ”Ada mekanismenya, saat ini evaluasi baru saja selesai. Jadi informasi akan ada roling itu masih diragukan kebenarannya,” turup Idrus. (Sam-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah